Anda Harus Tahu Kanker Serviks, Sebelum Terlambat

Kanker Serviks merupakan salah satu jenis kanker mematikan dengan resiko tertinggi menyerang pada wanita.  Kanker serviks adalah kanker yang berada pada leher Rahim yaitu terletak pada bagian atas vagina dan merupakan bagian bawah Rahim. Oleh sebab itulah kanker ini hanya menyerang kaum wanita.

Faktor apa saja sih yang bisa mempengaruhi sel kanker serviks ini berkembang?

Berdasarkan Cervical Cancer Tree oleh Dr. Ananto Sidohutomo, MARS menyebutkan :

  1. Faktor tidak bersih,
  2. Faktor pilihan yang salah,
  3. Faktor alamiah,
  4. Faktor tidak diketahui.

Keempat faktor inilah yang digunakan sebagai tahapan bagi kaum wanita untuk melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Hal tersebut sengaja dibuat oleh dokter Ananto supaya memudahkan bagi masyarakat dalam menanggulanginya. Keempat faktor tersebut juga disebut sebagai istilah Multi Hit Trauma pada sel serviks yang menjadi kanker serviks. Kondisi ini diibartakan sebagai tempaan yang bertubi-tubi dengan mengakibatkan luka. Jika tidak diobati tentunya akan semakin mudah bukan sel-sel serviks tersebut berkembang?

Faktor Tidak Bersih

Hal ini sangat identik munculnya kuman ataupun jamur di area kewanitaan. Hal penting namun seringkali terabaikan karena merasa sudah bersih atau berfikir “ah saya tidak mungkin sakit”. Sikap seperti inilah yang perlu diperhatikan oleh kaum hawa, menyepelekan berarti tidak peduli dengan kesehatan diri. Memang semua itu cukup rumit perawatan maupun menjaga kesehatan, tetapi semua akan menjadi sebuah pola hidup yang menyenangkan ketika sudah memiliki rasa peduli pada kesehatan sendiri maupun orang tercinta. Penyebab ketidakbersihan organ intim perempuan dapat diakibatkan oleh tidak tahunya tips mudah membersihkan area kewanitaan, lingkungannya, adanya infeksi, gaya hidup kotor dan terdapatnya paparan.

  1. Kelembaban

Kelembaban ini merupakan hal lumrah jika dalam kondisi pada umumnya. Namun menjadi perhatian penting ketikan kelembaban ini diluar normal. kenapa tidak normal? biasanya kondisi organ intim yang relative tertutup, sehingga mudah berkeringat, atau pada saat cebok tidak dikeringkan maka akan memicu jamur-jamur dalam area kewanitaan berkembang. Biasanya kondisi yang terlalu lembab inilah yang memicu terjadinya keputihan.

Tips supaya area kewanitaan tetap lembab dalam kondisi normal, gunakanlah celana dalam yang mudah menyerap keringat, hindari pakaian atau celana yang ketat dimana mampu menghambat sirkulasi udara.

  1. Mutu Air

Kualitas air yang digunakan untuk cebok ternyata juga perlu diperhatikan. Air yang kotor tentunya terdapat berbagai bakteri jahat yang jika dimasukkan ke dalam area wanita akan sangat mengganggu kesehatan.

  1. Infeksi HPV

HPV (Human papilloma virus) merupakan virus papilloma dengan ukuran kurang lebih 55 nm. Telah dikenal beberapa tipe HPV. Berbagai sub tipe tersebut dikelompokkan menjadi 2 yaitu, kelompok high risk dan low risk.  Kelompok high risk yaitu HPV tipe 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, dan 68. Sedangkan HPV low risk yaitu tipe 6, 11, 42, 44, 53, 54, 62, dan 66. Infeksi HPV inilah merupakan faktor tersering terjadinya kanker serviks

  1. Tidak vaksin HPV

Melakukan vaksin merupakan salah satu langkah pencegahan meskipun tidak dapat dikatakan 100% terbebas dari kemungkinan terkena kanker serviks. Namun, paling tidak dengan adanya pemberian vaksin ini mampu mengurangi resiko terjadinya kanker serviks sebanyak 70%.

  1. Infeksi menular seksual

Infeksi ini terjadi karena kontak seksual atau berhubungan seksual. Infeksi ini biasanya berupa bakteri, jamur dan virus. Cara terbaik yang efektif untuk menghindari resiko infeksi tersebut adalah dengan menjauhkan diri dari hubungan seksual baik melalui oral, vagina atau seks anal.

  1. Keputihan

Keputihan ini merupakan gangguan bagi kaum wanita jika terus terjadi berkepanjangan. Jadi sangat penting untuk melakukan pemeriksaan atau menjaga kebersihan organ intim supaya kelembaban tidak berada di kondisi berbahaya.

  1. Terpapar zat Karsinogen

Zat ini bisa menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleta (DNA) dalam sel-sel tubuh, dan hal ini mengganggu proses-proses biologis. Karsinogen ini berasal dari asap rokok, polusi udara, merkuri pada kosmetik, dioxin pada pembalut wanita. Jadi usahakan untuk menghindari zat tersebut dari kehidupan sahabat wanita.

  1. Radiasi (Rontgen), Global Warming, UV

Disarankan oleh tenaga medis bahwa seseorang yang telah melakukan rontgen saat ini dianjurkan untuk menunggu setahun lagi untuk menerima radiasi sinar x selanjutnya.

  1. Makanan tidak sehat

Banyak makanan disekitar kita yang memicu sel kanker dalam tubuh. Makanan yang mengandung banyak bahan pengawet, makanan-makanan instan, makanan yang diolah dengan cara yang salah juga sangat beresiko berkembangnya sel kanker. Jadi, penting sekali untuk menjaga pola makan yang sehat supaya tidak sampai terkenan kanker.

Faktor pilihan

  1. Pemakaian kontrasepsi hormone
  2. Terapi/sulih hormone

Dikenal sebagai pengobatan bagi perempuan yang mengalami menopause yaitu dengan memberikan hormone ke dalam tubuh untuk menggantikan hormone di tubuh yang telah berkurang. Hal ini akan menyebabkan terjadinya perubahan sel.

  1. Trauma banyak melahirkan per vaginam

Wanita yang melahirkan secara normal lebih dari 2 anak memiliki resiko terkena kanker serviks yang diakibatkan trauma pada organ serviks termasuk sel serviksnya dalam berbagai macam tingkat kerusakan.

  1. Trauma operasi/ruda paksa

Trauma atau ruda paksa pada serviks dapat terjadi karena tindakan operasi yang direncanakan maupun yang tidak direncanakan. Kedua hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada serviks.

  1. Trauma aktivitas seksual
  2. Tidak tuntas berobat ke dokter
  3. Status imunitas yang rendah
  4. Mutu nutrisi yang buruk

Faktor Alamiah

  1. Semakin tua
  2. Riwayat keluarga
  3. Memiliki serviks
  4. Karakteristik organ

Mengerikan sekali bukan jika kita acuh tak acuh dengan kebersihan serta kesehatan organ intim kita? sebab organ intim erat dengan kondisi lembab jika dibiarkan lembab terus menerus maka akan muncul bakteri yang bisa berkembang menjadi sel kanker serviks. Oleh sebab itulah sahabat wanita harus menyayangi tubuhnya, menjaga dan rutin periksa jika terjadi hal-hal yang diluar kebiasaan.