Manfaat ASI begitu besar untuk bayi yang baru lahir. ASI merupakan hal penting yang dilakukan oleh seorang Ibu pasca melahirkan. Melalui ASI yang dilakukan secara eksklusif hingga usia anak 2 tahun tentunya akan memperoleh banyak manfaat. Selain untuk kesehatan sang ibu, ASI juga menuai banyak manfaat bagi kesehatan bayi.

Dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh para Ilmuan mengenai air susu ibu dengan susu formula memiliki kandungan yang jauh berbeda. Berdasarkan penelitian, bahwa di dalam kandungan air susu Ibu terdapat partikel-pertikel emas yang melimpah sedangkan di dalam susu formula tidak terdapat partiker emas layaknya pada ASI. Jika di lihat dari kedua perbedaan kandungan susu tersebut serta manfaat ASI, apakah Anda masih mau memberikan susu formula kepada anak anda?

Perbedaan antara ASI dengan susu formula sangatlah jauh berbeda. Apa saja kandungan dari tiap-tiap susu tersebut?

Kandungan ASI

Kandungan yang ada di dalam ASI dapatlah berubah. Kenapa dapat berubah, tentunya ASI juga mengikuti bagaimana kebutuhan bayi. Bayi ialah makhluk yang terlahir dengan kondisi kecil yang mana organ dalam tubuhnya pun juga tentunya kecil. Hal ini ASI juga memiliki kelebihan dalam mengeluarkan kolostrum dalam bentuk kecil yang berguna sebagai zat kekebalan tinggi yang berfungsi sebagai anti infeksi dan melindungi bayi dari segala penyakit.

Tidak hanya itu saja, ketika sang Ibu mengalami flu otomatis di dalam ASI akan memproduksi anti flu untuk bayi. Luar biasa bukan kandungan ASI dapat berubah-ubah sesuai kebutuhan dan kondisi bayi.

  1. Enzim Lipase

Pada ASI tredapat kandunga enzim lipase yang memiliki fungsi membantu mencerna lemak (pencernaan bayi yang belum sempurna untuk dimasuki lemak). Salah satu kandungan yang tidak ada pada susu formula.

  1. Asam Lemak Esensial

Pada ASI terdapat asam lemak esensial yang komposisinya berbeda dibandingkan dengan asam lemak esensial yang ada pada sus formula. Pada susu formula memiliki banyak kandungan asam lemak esensial seperti DHA yang memiliki manfaat untuk mata, otak, serta kesehatan pembuluh darah pada bayi.

  1. ASI baik untuk pencernaan bayi

Sering terjadi kasus bahwa bayi mengalami sembelit karena minum susu formula. Bahkan, berakibat pula diare yang terus-menerus. Berbeda dengan ASI dimana tidak memberikan efek pada gangguan pencernaan bayi. Namun, yang ada pencernaan pada bayi menjadi lancar.

  1. Protein ASI mudah di cerna

Pada ASI terdapat kandungan protein yang disebut whey yang memiliki fungsi mudahnya protein tersebut di cerna pada bayi. Di sisi lain bayi akan mudah lapar karena proses pencernaan yang baik. Sehingga bayi akan menyerap nutrisi lebih banyak untuk kesehatan tubuhnya.

  1. Protein kasien pada susu formula

Protein jenis ini sering memberikan efek tidak baik pada bayi. Banyak bayi yang mengalami kesulitan pada pencernaanya sehingga mengalami sembelit dan diare. Juga memberikan efek rentan mengalami alergi serta obesitas.

  1. ASI sebagai fungsi kekebalan pada penyakit

Pada ASI memiliki kandungan sel darah putih juga zat anti infeksi. Tidak hanya itu saja ASI juga memberikan zat kekebalan tubuh pada berbagai penyakit yang pernah sang Ibu derita. Hal ini dibuktikan bahwa bayi yang diberikan ASI 7 kali lebih jarang terkena radang paru-paru dan di tambah 4 kali lebih jarang terkena radang otak serta meningitis dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula.

Zat besi pada ASI dapat di cerna oleh bayi hingga 50 %, sedangkan zat besi pada susu formula hanya bisa di cerna 10 % saja oleh bayi. Zat besi ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak serta dapat mencegah bayi untuk terkena anemia.

Kandungan DHA pada ASI sangat baik untuk bayi dan mudah di cerna. Sedangkan pada susu formula komposisinya terlalu berlebihan sehingga berbahaya untuk metabolisme.

Melihat penjelasan di atas sudahkah anda berfikir untuk memberikan susu ASI pada bayi Anda. Tuhan sudah menciptakan ASI dengan segala komposisi yang sempurna pada Ibu untuk diberikan kepada anaknya. Jika pada faktanya banyak yang tidak mau memberikan ASI pada anaknya hanya karena akan membuat payudara kendor serta kecantikan berkurang hal ini sangat di sayangkan.

Jika kita menyadari memberikan ASI tentunya tidak mengurangi kecantikan, malah memberikan efek kecantikan pada tubuh kita yang sehat, kulit kita bersih serta anak juga sehat. Menahan ASI pada payudara dan tidak diberikan pada anak tentunya akan menimbulkan efek tidak baik pada tubuh kita. ASI yang seharusnya dikeluarkan untuk minum bayi, di tahan dan akhirnya mengendap menjadi penyakit kanker.

Dalam islam pun juga di jelaskan yang terdapat pada QS. Al- Baqarah : 233 yang menyebutkan bahwa Allah memerintahkan para Ibu untuk menyusui anaknya selama 2 tahun penuh. Jika ingin menyapih sebelum 2 tahun hendaknya bermusyawarah terlebih dahulu dan harus saling rela. Sebab segala yang sudah Allah ciptakan sudah begitu sempurna, jangan sampai hanya karena suatu alasan yang tidak menguntungkan anak ASI tidak diberikan. Sebagaimana hati seorang Ibu harusnya memberikan yang terbaik untuk anaknya supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pula.