Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang menakutkan dan mamatikan, penyakit ini bisa disebabkan oleh keturunan, kebiasaan hidup dan lingkungan. Seperti yang kita ketahui kondisi bumi yang telah banyak terkontaminasi oleh polusi yang berakibat tidak baik pada kesehatan tentunya menjadi warning bagi setiap individu untuk lebih protecting dalam segala lapisan. Selain itu juga kondisi makanan maupun pola hidup juga mengikuti, ya bisa dikatakan kurang sehat atau tidak sehat.

Banyak penyakit kronis yang muncul dan menyerang berbagai lapisan usia baik laki-laki maupun perempuan. Apalagi tentang berbagai penyakit kanker yang semakin tahunnya terus bertambah yang tervonis maupun mati. Sungguh hal ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat dan harus mulai memiliki tingkat sadar yang tinggi dalam hal kesehatan.

Terdapat 5 besar kanker yang menjadi perhatian dunia, salah satunya adalah breast cancer atau biasa kita kenal dengan kanker payudara. Di Indonesia sendiri kanker payudara termasuk berada pada urutan pertama. Di setiap tahunnya kasus kanker payudara ini semakin bertambah berdasarkan informasi dari kementrian kesehatan RI pada tahun 2004-2008, terdapat 5.296 kasus di tahun 2004, 7.850 kasus di tahun 2005, 8.328 kasus di tahun 2006, dan 8.277 kasus di tahun 2007.

Mencengakan sekali ya sahabat wanita setiap tahunnya kasus kanker payudara makin bertambah, bahkan usia-usia muda pun sudah banyak yang tervonis kanker tersebut. berkaca dari kasus tersebut tentunya sahabat tidak ingin menjadi salah satu yang tervonis bukan? Jadi mulai sekarang cobalah untuk mendeteksi sedini mungkin kondisi payudara sahabat.

Jangan malu atau takut ya untuk mengecek sendiri di saat sedang mandi, semakin tahu sejak awal tentunya pencegahan ataupun pengobatannya akan cepat terselesaikan. Sebab sel sel kanker dalam tubuh merupakan sel yang perkembangannya sangat cepat sekali. Sebentar saja kita lengah bisa jadi kondisi kanker yang sedang menyerang akan semakin parah.

Tentunya sahabat wanita tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Selain itu juga pola makan dan pola hidup mulailah ditata dan dirubah untuk lebih sehat. Bersyukur sekali saat ini sudah banyak sekali online shop yang menjual bahan dapur yang aman, sehat dan harga terjangkau. Sudah banyak yang terpercaya bahkan sudah mulai bermunculan healthy catering yang menyediakan makanan sehat bagi sahabat-sahabat wanita yang dirasa kurang ada waktu untuk memasak. Jadi manfaatkan perkembangan teknologi ini untuk kebutuhan kesehatan sahabat sendiri.

Artikel terkait :

Tips Mudah Membersihkan Daerah Kewanitaan

Cara Mengetahui Kanker Serviks

Sahabat wanita pernah mendengar “SARAMI” bukan? Apa sih SARAMI? Mungkin ada sahabat yang sudah tahu yaa, iya betul sekali SARAMI adalah pemeriksaan payudara oleh suami. Upss bagi yang sudah punya suami loh ya ini. Sedikit bagi tips ya. SARAMI ANANTO adalah suatu model standart prosedur operasional yang diciptakan oleh Dr. Ananto Sidohutomo, MARS., untuk melaksanakan deteksi dini kanker payudara berbasis masyarakat.

PELAKSANAAN

  1. Persiapan SARAMI
  • Ruangan tertutup
  • Penerangan yang cukup
  • Cermin yang memperlihatkan leher sampai pinggang
  • Pakaian diatas pinggang dilepaskan
  • Bantal kecil
  • Kertas dan ballpoint untuk mencatat hasil pemeriksaan
  1. “Sarami Ananto” memiliki 5 tahapan penting yaitu :
  • Pengamatan menggunakan cermin

Pada tahap ini suami berada di belakang istri yang menghadap pada cermin. Selanjutnya dengan menggunakan bantuan cermin, suami melakukan pengamatan payudara istri dengan posisi tangan istri menggantung bebas di samping tubuh, posisi tangan di pinggang, dan posisi tangan terangkat ke atas, secara bergantian dari depan, samping kanan, dan samping kiri.

  • Pengamatan oleh suami sebagai cermin

Tahap ini posisi istri hampir sama dengan tahap sebelumnya, hanya saja suami berperan sebagai cermin. Pengamatan yang dilakukan pun sama.

  • Palpasi atau perabaan ketiak

Perabaan ketiak menggunkan permukaan tiga jari, yaitu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Dengan melakukan sedikit penekanan, suami menyisir bagian dalam hingga luar ketiak secara zig-zag baik dari atas-bawah atau kiri-kanan. Catat hasil lokasi hasil pemeriksaan jika terdapat benjolan mencurigakan.

  • Meremas payudara

Tahap meremas payudara, bertujuan untuk mengetahui adanya cairan yang keluar dari putting susu diluar masa menyusui. Dalam meremas, suami dapat melakukannya dengan menggunakan dua tangan. Remas secara bergantian payudara kanan dan kiri. Catat karakteristik cairan yang keluar dari putting susu istri, yaitu : warna, bau, jumlah, jenis (darah/nanah), dan bagian payudara yang mengeluarkannya.

  • Palpasi atau perabaan payudara

Perabaan payudara dilakukan dengan istri berbaring diatas ranjang. Bagian belakang payudara diberi bantal kecil agar seluruh bagian payudara dapat terekspos. Seperti pada perabaan ketiak, perabaan payudara juga menggunakan permukaan tiga buku jari. Seluruh permukaan payudara diraba dengan menggunakan berbagai teknik yang disukai, yaitu zig-zag, atas-bawah, zig-zag kanan-kiri, melingkar searah jarum jam, atau berlawanan arah, dari putting susu kea rah luar, atau sebaliknya. Satu diharapkan selalu sama di tiap bulannya untuk memudahkan pemeriksaan. Adapun yang perlu dicatat yaitu ada tidaknya benjolan baik di payudara, maupun disekitarnya.

Tahap-tahap itulan yang bisa sahabat wanita lakukan sendiri bersama suami tercinta. Semoga kesehatan tetap menjadi perhatian penting bagi sahabat wanita semua. Kita tekan kasus-kasus mengenai kanker payudara yang setiap tahunnya bertambah menjadi semakin berkurang dengan menjaga pola hidup sehat.