Lidah Mertua

Lidah Mertua Manfaat dan Cara Menanamnya

Lidah Mertua Tak hanya namanya yang unik, daun yang dimiliki tanaman ini juga memiliki bentuk yang sangat unik sehingga memiliki daya tariknya sendiri. Sansevieria ini memiliki daun yang tebal ditambah ujungnya yang runcing runcing kalua di sentuh seperti duri. Tanaman ini mampu beradaptasi dengan mudah di berbagai suhu dan tidak memerlukan banyak air, sehingga cocok diletakkan di indoor maupun outdoor.

Lidah Mertua

Sansevieria atau Lidah Mertua adalah marga tanaman hias yang populer sebagai penghias bagian dalam rumah dan juga bagian luar rumah karena tanaman ini karena dapat dengan mudah beradapatasi dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria memiliki daun yang keras, berdaging (sukulen), tegak, dan ujung yang meruncing.

Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman Lidah Mertua karena bentuk daunnya yang tajam dan dengan ujung meruncing. Lidah Mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat lain diantaranya bisa digunakan untuk menyuburkan rambut, mengobati penyakit diabetes, wasir, bahkan penyakit kanker ganas. Sementara seratnya dapat digunakan sebagai bahan pakaian dan juga bahan anyaman. Di negara Sakura Jepang tanaman ini fungsinya banyak sekali salah satunya adalah untuk membersikan perabotan yang ada dirumah dari bau yang tidak enak.

Dibandingkan dengan tumbuhan lain, Sansevieria memiliki keistimewaan lain yaitu menyerap bahan beracun, seperti zat karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan juga trichloroethylene.

Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen mirip seperti tanaman kaktus, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh dengan subur.

Warna daun Lidah Mertua sangat beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, warna kombinasi putih kuning, dan hijau kuning. Motif alur yang terdapat pada daun Sanseviera juga sangat beragam, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada zig-zag.

Tanaman ini memiliki atau terdiri dari dua macam jenis yakni  sansevieria keturunan asli/spesies dan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid.

Lidah Mertua

Manfaat  Lidah Mertua Yang Baik :

  1. Aroma Tanaman Sansevieria

Tanaman Lidah Mertua memiliki aroma yang khas. Sehingga di beberapa negara maju, masyarakatnya memanfaatkan tanaman hias ini sebagai parfum dan pewangi ruangan dengan cara diekstrak minyaknya.

Aroma yang dihasilkan dari tanaman Lidah Mertua sangat cocok untuk menghilangkan bau-bau tidak sedap yang ada di dalam rumah, seperti di toilet maupun di dapur. Yaitu dengan cara menyemprotkan ekstrak Lidah Mertua ke ruangan-ruangan yang memiliki bau tak sedap tersebut.

  1. Tanaman ini cocok sebagai pagar semi permanen

Manfaat selanjutnya adalah menjadikan Lidah Mertua sebagai pagar semi permanen di sekitar rumah. Karakteristik dari tanaman sansevieria (Lidah Mertua) yang kaku dan ujung yang tajam sering dimanfaatkan sebagai pagar. Selain itu tanaman ini mengandung unsur dekoratif tambahan yang dapat menambah kecantikan eksterior rumah.

  1. Tanaman Sansevieria diklaim mampu menyerap radiasi

Selain dipercaya memiliki keistimewaan yang ampuh dalam menyerap polutan, ternyata lidah mertua juga mampu menyerap radiasi yang dihasilkan dari barang-barang elektronik yang ada di rumah kita. Seperti handphone, komputer, laptop, televisi, dan lain sebagainya. Selain itu tanaman ini juga sarat dengan unsur dekoratif yang dapat menambah kecantikan interior rumah kalian.

  1. Tanaman Sansevieria dapat juga dijadikan anyaman

Banyak masyarakat yang memanfaatkan tanaman Sansevieria sebagai bahan utama untuk membuat anyaman. Salah satunya adalah masyarakat Negara Jepang yang menggunakan tanaman hias ini untuk membuat anyaman dengan bentuk tas, wadah barang-barang, dan kreasi lainnya. Lidah Mertua dipilih karena memiliki serat yang baik, kuat, dan lembut.

  1. Tanaman Sansevieria sebagai bahan alami untuk kesehatan rambut

Sama seperti spesies tumbuhan lidah lainnya, cairan gel tanaman Sansevieria juga dapat dimanfaatkan untuk melebatkan rambut. Yaitu dengan cara mengusapkan gelnya di kepala, khususnya di akar rambut lalu membiarkannya selama kurang lebih 15 menit. Kemudian bilas menggunakan shampoo dan air bersih.

  1. Tanaman Sansevieria dapat dijadikan sebagai obat kulit

Sejak zaman dahulu, Sansevieria sudah dikenal sebagai tanaman obat luar yang ampuh. Di Negara Afrika, lidah mertua sering digunakan sebagai penawar racun dari gigitan binatang yang berbisa seperti ular.

Untuk menjadikan tanaman ini menjadi obat, pertama ambil beberapa helai daun Sansevieria kemudian cucilah hingga bersih. Setelah di cuci bersih kemudian tumbuklah sampai halus. Selanjutnya tinggal menempelkan tumbukan Lidah Mertua yang sudah halus tadi pada luka yang akan diobati.

  1. Tanaman Sansevieria dapat mengurangi gejala Sick Building Syndrome

Sick Building Syndrome adalah gejala-gejala yang muncul di tempat tinggal atau kerja tertentu tanpa alasan yang jelas. Semakin lama seseorang menghabiskan waktu di dalam bangunan tersebut maka akan semakin parah gejala yang dialaminya. Namun begitu seseorang menjauhi bangunan tersebut, gejala mulai membaik atau bahkan menghilang. Beberapa gejala yang paling sering dilaporkan adalah sakit kepala, iritasi mata, hidung dan tenggorokan, rasa lelah, dan mual.

Sick Building Syndrome dapat disebabkan oleh buruknya sistem pemanas, ventilasi maupun AC. Walaupun hasil penelitian terkait dengan hal ini masih belum begitu jelas. Penyebab-penyebab lain adalah zat yang dihasilkan oleh pelepasan gas dari beberapa jenis bahan bangunan, senyawa organik yang mudah menguap, ventilasi pembangunan ozon yang buruk, penggunaan bahan kimia industri ringan dlm ruangan, bisa juga nggak banyaknya udara segar pada ruangan.

Jika hal ini terjadi, maka Sansevieria wajib hadir di antaranya. Manfaat yang bisa di ambil dari tanaman ini adalah sangat berkhasiat untuk obat obatan serta bisa juga untuk membantu menanganii gejala sick building syndrome melalui proses penyerapan polutan yang mampu dilakukan tanaman Sansevieria ini.

Lidah Mertua

Hal yang harus diperhatikan sebelum menanam tanaman Lidah Mertua :

  • Pemilihan Pot

Pemilihan pot ini harus disesuaikan dengan bentuk dan jenis tanaman Sansevieria (Lidah Mertua), karena semakin besar tanaman Lidah Mertua Anda maka pot yang Anda gunakan juga harus semakin besar dan tinggi. Pot yang dapat anda gunakan pun beraneka ragam, dari yang berbahan plastik, semen, tanah liat dan juga pot straso. Setiap material pot, memiliki kelebihan masing-masing.

Kalau tempat tanam yang terbuat dari tanah dan juga semen itu memiliki keunggulan dalam hal penyerapan air, nah ini tentu akan lebih bagus untuk tanaman, namun pot jenis ini relatif lebih mahal. Sedangkan pot berbahan plastik lebih murah namun kurang dapat menyerap air, sehingga diperlukan lubang pembuangan yang berfungsi untuk membuang kelebihan air.

  • Media Tanam

Walaupun tanaman Lidah Mertua mudah beradapatasi, namun tanaman ini lebih menyukai keadaan yang kering. Sehingga pemilihan media tanam ini harus memperhatikan keadaan tersebut serta memperhatikan unsur hara yang cukup.

Untuk media tanam ada dua komposisi berdasarkan pengelompokan jenis tanaman yakni terdiri dari media tanam untuk varietas lidah mertua yang membutuhkan cukup air, dan varietas yang kering. Untuk varietas yang membutuhkan cukup air, Anda dapat menyiapkan pasir malang, sekam bakar dan juga pupuk organik dengan perbandingan campuran 1:1:1.

Sedangkan untuk varietas kering seperti lidah mertua Anda dapat mencampurkan pasir malang, sekam bakar dan pupuk organik dengan perbandingan campuran 2:1:1.

  • Penyiraman

Tanaman hias Lidah Mertua merupakan tanaman yang lebih menyukai media kering, sehingga penyiraman dilakukan seperlunya saja untuk memenuhi kebutuhan air pada media tanam. Selain itu agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, sesekali waktu Anda bisa mengeluarkan tanaman Lidah Mertua supaya terkena sinar matahari yang cukup.

  • Pemupukan

Nggak cuman penyiraman yang kita lakukan juga hal penting lain adalah pemupukanagar lebih mempercepat proses tumbuhnya tanaman. Untuk pupuk yang digunakan merupakan jenis pupuk yang tidak mudah larut, anda dapat menggunakan pupuk NPK 15-15-15 setiap tiga bulan sekali dengan ukuran 1 sendok untuk pot berdiameter 15 cm. Tidak hanya NPK saja untuk memupuknya, anda juga bisa menggunakan kompos dalam waktu seminggu sekali.

  • Repotting Tanaman

Tanaman lidah mertua merupakan tanaman yang berkembang biak dengan tunasnya. Apabila tanaman ini terus berkembang biak dan bertumbuh, maka pot akan terlihat penuh sesak oleh tanaman ini. Maka dari itu kita perlu juga mengganti pot dan media tanamnya serta menjauhkan atau memisahkan tunas yang baru terhadap induknya agar lebih indah.

Cara Menanam Tanaman Lidah Mertua dengan metode pemisahan tunas :

  1. Pilih tanaman induk yang rimbun, untuk mendapatkan beberapa tunas.
  2. Keluarkan semua tanaman dari pot, bersihkan media tanam dengan tanaman dengan cara diketok pelan.
  3. Kita ambil tunas yg mempunyai sedikitnya 3 helai lalu kemudian kita potong dgn pisau yang tajam, selanjutnya olesi bekas potongan dengan pestisida.
  4. Tanaman kita masukan kembali kedalam pot setelah tunasnya kita pisahkan.
  5. Siapkan Media tanam yang telah di isi ¾ potnya sebelum di tanam, barulah kemudian kita taruh tunasnya dan kita tambahkan sedikit media tanam untuk menutupi tunas tersebut
  6. Selanjutnya tambahkan pupuk NPK.
  7. Yang paling akhir adalah kita siram sampai airnya mengalir di dalam potnya , jangan lupa untuk menaruhnya di tempat yang tidak panas atau taruh di tempat teduh.

Cara Menanam Tanaman Lidah Mertua dengan metode stek daun :

  1. Memilih indukan yang ukurannya cukup besar, sehat dan cukup umur, pilih daun yang paling tua, dan tancapkan pada pot yang telah diisi media tanam. Namun untuk cara ini, Anda juga harus menyesuaikan jenis tanaman Lidah Mertua yang akan Anda tanam. Karena setiap jenis tanaman ini memiliki ciri dan karakter daun yang berbeda. Untuk jenis tanaman yang memiliki karakteristik daun panjang dan keras, daun dapat dipotong menjadi beberapa bagian dengan ukuran kurang lebih 15 cm. Sedangkan untuk jenis tanaman lidah mertua yang memiliki daun pendek, penyetekan daun dilakukan setiap helai untuk satu tanam.
  2. Siram sampai airnya mengalir di dalam potnya , jangan lupa untuk menaruhnya di tempat yang tidak panas atau taruh di tempat teduh.

Cara Menanam Tanaman Lidah Mertua dengan metode stek pucuk daun :

Lidah MertuaUntuk cara ini proses pembudidayaan dilakukan dengan memisahkan tunas yang baru tumbuh. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni terkait dengan proses pemotongan pucuk tunas.

Pilih tanaman indukan yang telah cukup umur, paling tidak telah memiliki kurang lebih 13 helai daun, pilih tunas yang memiliki 5 helai daun, selanjutnya potong bagian pucuk tanaman secara perlahan-lahan, jangan sampai daun terlepas satu sama lain.

Diamkan pucuk tunas selama 2 hari di tempat yang kering. Lalu terakhir tanam potongan pucuk di media tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Siram tanaman secukupnya, dan pindahkan ke tempat yang teduh.