Tanaman Tanduk Rusa

Meskipun termasuk tanaman epifit atau menumpang pada tanaman lain, Tanaman Tanduk Rusa Daunnya memiliki ciri khas yang menjadi daya tariknya tersendiri. Mirip dengan namanya, daun yang dimiliki berbentuk seperti Tanaman Tanduk Rusa yang cantik. Tanaman hias daun ini sangat cocok ditanam dekat tembok ataupun di pohon.

Epifit sejati dengan akar lunak bergerombol yang melekat di batang pohon lain maupun bebatuan. Akar ini tumbuh pada tunas lunak namun liat dan sulit dipotong serta tumbuh pendek, cenderung tidak menjalar.

Ental agak tebal, tumbuh dari tunas, dengan dua tipe bentuk yaitu tipe steril yang melebar menutupi rimpang berbentuk perisai dan tipe fertil yang menjuntai berfungsi sebagai pembawa spora yang terletak di sisi bawah daun.

Ental steril biasanya bercangap ke atas dan dapat “menangkap” sisa-sisa daun tanaman inang sehingga menjadi humus yang terperangkap pada bagian dalam perisai. Dengan demikian, ental ini memiliki fungsi pelindung tunas dan juga menyediakan lingkungan lembab dan hara bagi akar.

Ental yang menjuntai dapat bercabang-cabang dan dapat mencapai panjang satu meter bahkan lebih. Tergantung jenisnya, P. coronarium dapat memiliki daun fertil yang menjuntai hingga 2,6 m.

Spora yang terdapat pada sporangia terlindung oleh sori yang tumbuh menggerombol di sisi bawah ental, sehingga menyebabkan daun berwarna agak kecoklatan. Pola-pola dan posisi sori ini menjadi salah satu ciri khas pembeda jenis-jenis tanaman Platycerium.

Tanaman Tanduk Rusa (Platycerium)

Beberapa jenis Paku Tanduk Rusa Tanaman Tanduk Rusa yang populer sebagai tanaman hias membentuk koloni rimpang yang bercabang-cabang, contohnya seperti Platycerium bifurcatum. Jenis-jenis semacam ini dapat diperbanyak secara aseksual dengan memisahkan rimpangnya.

Namun demikian, ada pula yang hanya memiliki satu titik pertumbuhan sehingga soliter. Perbanyakan dengan spora dapat  terjadi jika spora tumbuh pada sudut batang pohon yang kondisinya lembab. Bentuk gametofitnya mirip dengan kebanyakan jenis paku sejati (Eupolypodiidae) yaitu bentuknya mirip dengan rupa jantung.

Banyak jenis Platycerium mampu bertahan pada kondisi kering tanpa hujan serta memiliki jalur fotosintesis Crassulacean Acid Metabolism (CAM), seperti tanaman tanduk rusa jenis Platycerium veitchii.

 Ciri-ciri tumbuhan paku dapat langsung dilihat melalui tampilannya. Berikut ciri-ciri tumbuhan paku:

Tanaman Tanduk Rusa - Tanaman Tanduk Rusa (Platycerium)

  1. Memiliki sistem pembuluh angkut baik pada akar, batang, dan daun. Tumbuhan paku secara anatomi sudah memiliki pembuluh angkut, yaitu floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan, dan xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis.
  2. Secara umum, tumbuhan paku dikenal dengan daunnya tumbuh dari tunas yang menggulung dan memiliki rambut halus.
  3. Tidak menghasilkan bunga dan buah, melainkan spora untuk berkembang biak.
  4. Dapat bereproduksi secara vegetatif dengan pembentukan gemmae dan reproduksi generatif dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.
  5. Tumbuhan paku dapat berbentuk pohon yang biasanya tidak bercabang, semak, epifit, tumbuhan merambat, mengapung di air, hidrofit, atau berupa terna dengan rimpang yang menjalar di tanah atau humus.
  6. Sebagian besar tumbuhan paku hidup di kawasan tropis basah

Daun terdiri atas dua macam: daun penyangga atau daun steril dan dedaunan atau daun fertil. Ciri-ciri paku Tanaman Tanduk Rusa berdasar daunnya:

  1. Daun fertil (yg menghasilkan serbuk spora di bagian belakang salah satu jenis daunnya), biasanya tumbuh menjuntai keluar (bisa ke bawah/atas)
  2. Daun steril, tumbuh ke atas melingkar membentuk mahkota atau menyerupai perisai pada bonggolnya, bila sudah tua daun ini akan berwarna kecoklatan

Ada hampir 20 jenis anggota Platycerium, tergantung dari bagaimana memandang suatu varietas. Berikut adalah beberapa jenisnya:

  1. Platycerium andinum Baker
  2. Platycerium alcicorne Gaud., tanaman tanduk rusa yang asli dari Negara Afrika timur dan kepulauan di sekitarnya (Madagaskar dan Kep. Komoro)
  3. Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr., tanaman tanduk rusa yang berasal dari Malesia hingga Polinesia. Jenis ini adalah jenis yang paling biasa dibudidayakan sebagai tanaman hias
  4. Platycerium coronarium (Koenig) Desv., tanaman tanduk rusa yang berasal dari Asia Tenggara daratan hingga Sumatra
  5. Platycerium elephantotis Schweinf. syn. P. angolense, asal Afrika tropis.
  6. Platycerium ellissii Baker
  7. Platycerium grande (A.Cunn.) J.Sm., dari Asia Tenggara
  8. Platycerium hillii
  9. Platycerium holttumii
  10. Platycerium madagascariensis, asli Madagaskar
  11. Platycerium ridleyi, tumbuh di Kalimantan
  12. Platycerium stemaria (P.Beav.) Desv.
  13. Platycerium superbum, dari Australia timur
  14. Platycerium quadridichotomum
  15. Platycerium veitchii
  16. Platycerium wallichii
  17. Platycerium wandae Racib., dari Papua
  18. Platycerium wilhelminae-reginae
  19. Platycerium willinkii

Manfaat Daun Tanaman Tanduk Rusa yang Jarang Diketahui

  1. Obat bisul

Bisul memang sangat mengganggu terlebih lagi ketika bisul muncul pada tempat-tempat yang rawan, seperti di bagian tubuh yang sering kita gunakan. Tahukah kamu bahwa daun Tanaman Tanduk Rusa ternyata ampuh digunakan untuk mengatasi bisul yang sedang kamu derita. Gunakan pula manfaat daun sirsak untuk mengatasi bisul

  1. Obat Abses

Tahukah kamu bahwa daun Tanaman Tanduk Rusa juga dapat digunakan untuk mengatasi penyait abses. Penyakit Abses merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya penimbunan nanah yang disebabkan karena bakteri.

  1. Obat Menyuburkan Kandungan

Bagi anda yang mengalami masalah pada kesuburan kandungan, anda dapat dengan segera mengatasi permasalahan tersebut dengan mengkonsumsi daun tanaman tanduk rusa ini.

  1. Obat Gondok

Selain dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kandungan, daun tanaman tanduk rusa juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi gondok yang sedang kamu derita.

  1. Obat Demam

Banyak sekali penyebab demam, serta banyak juga cara megatasi demam. Namun tahukah kamu bahwa daun Tanaman Tanduk Rusa dapat juga dimanfaatkan sebagai obat penurun demam. Cara mudah mengatasi demam selain dengan menggunakan daun Tanaman Tanduk Rusa maka dapat pula anda menggunakan buah mengkudu untuk mengatasi sakit demam. Karena buah mengkudu sangat baik untuk mengatasi demam.

  1. Obat Radang Rahim Luar

Daun Tanaman Tanduk Rusa juga dapat digunakan untuk membuat obat peradangan rahim luar. Sehingga bagi anda yang mengalami radang rahim anda dapat segera mengatasinya dengan menggunakan tumbukan daun tanaman tanduk rusa ini.

  1. Obat Haid

Bagi anda yang memiliki ketidaklancaran saat Haid, anda dapat mengatasinya dengan menggunakan daun tanaman Tanaman Tanduk Rusa ini. Untuk mengatasi haid yang tidak lancar anda hanya perlu menyeduh dua lembar daun Tanaman Tanduk Rusa yang telah halus kedalam segelas air panas, setelah itu langkah selanjutnya ialah mengonsumsinya sekitar tiga hari sebelum jadwal haid. Manfaatkan juga manfaat daun salam untuk kesehatan haid kamu.

  1. Mengatasi kanker ovarium

Kanker ovarium sangat berbahaya terutama bagi seorang wanita yang telah masuk usia yang matang, karena hal tersebut akan dapat mengganggu proses pembuahan atau kehamilan seorang wanita. Maka dari itu lebih baik menjaga jangan sampai kanker ovarium menyerang

  1. Anti penuan

Manfaat daun Tanaman Tanduk Rusa juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah penuaan dini. Karena dalam tanaman ini terdapat kandungan anti penuaan, sehingga akan membantu untuk menjaga kulit agar tidak mudah keriput. Karena pada dasarnya wajah yang keriput akan membuat wajah tampak tua.

  1. Meningkatkan suplai darah
  2. Menurunkna tekanan darah
  3. meningkatkan daya tahan tubuh
  4. Meningkatkan pemulihan otot

Menanam Dan Budidaya Bunga Tanaman Tanduk Rusa :

  • Pembibitan

Seperti kebanyakan bunga yang hidup menempel pada pohon inang, pembibitan dilakukan dengan cara memisahkan bagian kumpulan indukan yang menempel pada pohon inangnya. Congkel dengan pisau atau sekop taman dengan hati-hati supaya akar tidak rusak.

Setelah berhasil dipisahkan, ambil media tanam yang berupa akar pakis kemudian ikatkan bibit di situ. Selanjutnya rawat dan siram secara teratur sampai muncul akar baru yang cukup baik, baru tanaman bisa ditanam di pohon inang (pohon kayu).

  • Penanaman

Bersihkan terlebih dahulu pohon inang yang akan ditempeli bunga Tanaman Tanduk Rusa. Semprotkan sedikit pupuk cair pada pohon inang. Setelah itu tempel bibit tanpa akar pakis dan ikat dengan kuat namun hati-hati.

Berikan sedikit pupuk cair (bisa kimia maupun pupuk kandang yang dicairkan) dengan cara disemprotkan pada tanaman. Setelah Tanaman Tanduk Rusa telah menempel sempurna, lepaskan ikatannya agar tanaman tanduk rusa bisa tumbuh dengan baik.

  • Perawatan

Hidup Tanaman Tanduk Rusa rusa sangat bergantung pada perawatan pada awal-awal masa tanamnya. Jika tanaman ini ditanam dengan baik, hampir dipastikan penyiraman hanya dilakukan saat awal-awal masa tanam saja.

Selanjutnya hanya bila terlihat layu saja. Sebaiknya penyiraman dilakukan bersamaan dengan pemupukan dengan pupuk cair.