Tips Mudah Membersihkan Area Kewanitaan

Kondisi kehidupan saat ini lekat  dengan perempuan yang terkena berbagai penyakit terkait organ intimnya. Hal ini bisa terjadi karena kurang memperhatikannya kebersihan organ intim tersebut. Sehingga penyakit pun sangat mudah datang dan bersarang di tubuh. Oleh sebab itu kenapa para wanita harus memiliki perhatian khusus pada organ intimnya supaya terbebas dari penyakit yang membahayakan.

Bagaimana sih kita bisa tahu kalau organ intim kita sedang bermasalah? Dan apa saja yang bisa dilakukan dalam membersihkan area kewanitaan.

Jika sahabat wanita sering mengalami keputihan yang tidak biasa alias timbulnya rasa gatal dan panas di daerah kewanitaan maka perlu di perhatikan. Biasanya sering mengalami keputihan karena faktor kebersihan tidak dijaga. Seperti saat buang air kecil pastikan kondisi kewanitaan sahabat benar-benar kering jika lembab maka akan memicu jamur-jamur yang mengakibatkan keputihan itu terjadi.

Sehingga tips mudah membersihkan area kewanitaan yang perlu untuk dilakukan adalah setelah buang air kecil haruslah dikeringkan dengan handuk khusus. Supaya tidak lembab ataupun menimbulkan gatal.  Jadi jangan segan-segan untuk menyediakan handuk kecil khusus untuk digunakan selepas buang air kecil. Caranya mengeringkan pun cukup ditempelkan saja hindari menggosok-gosokkan supaya kuman yang berada di area anus masuk ke dalam area kewanitaan sahabat.

Keputihan yang sering akan mengakibatkan infeksi berkepanjangan. Infeksi tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan mengganggu kehidupan sel serviks. Dimana jika tidak segera ditangani akan sampai pada kanker serviks.

Ketika sahabat wanita mulai merasa risih dengan celana dalam yang basah sangat dianjurkan untuk segera mengganti dengan celana dalam yang kering. Sebab hal tersebut juga akan memicu jamur-jamur di daerah kewanitaan sahabat.  Menjaga kebersihan celana dalam juga sangat penting loh, sebab seharian kita beraktivitas tentunya muncul keringat dan bakteri lainnya. Sehingga jangan malas untuk mengganti celana dalam paling tidak dalam sehari menggantinya dua kali.

Bagaimana membersihkan organ intim?

  1. Di saat buang air kecil

Cara buang air besar pun juga akan mempengaruhi kebersihan organ intim sahabat. Kenapa demikian? Setiap wanita memiliki labia mayus yang berbeda-beda. Jika memiliki labia mayus tipis maka kencing dengan duduk akan lebih mudah. Namun, jika memiliki labia mayus tebal maka cara berkemih lebih baik dengan kondisi jongkok atau jika duduk maka dengan membuka labia mayus.

Selain itu juga tentang rambut pubis yang berada di area kewanitaan. Ketika berkencing tentunya bagian ini juga terkena sehingga sangat perlu untuk dibersihkan. Kondisi kloset pun juga perlu diperhatikan seperti kamar mandi umum, yang mana kebersihannya perlu diperhatikan. Sebab sangat memungkinkan organisme di dalam kloset akan mengganggu kesehatan area kewanitaan sahabat.

  1. Cara Cebok

Hal ini seringkali yang dilakukan adalah kliru. Mengapa demikian? Rata-rata dari wanita ketika melakukan cebok yaitu dengan menggosok-gosokkan tak terarah, kemudian yang banyak ditemui adalah dari anus ke depan. Cara-cara tersebut kliru karena akan memicu kuman penyakit yang tadinya berada di luar memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam. Sehingga perlu adanya perubahan cara saat melakukan cebok. Pastikan juga menggunakan air yang bersih loh.

  1. After Sexual Activity

Penting sekali membersihkan area kewanitaan setelah berhubungan seksual. Sebab pada wanita akan mengeluarkan fluo/cairan yang lebih banyak. Selain itu juga terdapat pada pria yang mengeluarkan cairan sperma biasanya disemprotkan ke dalam vagina. Hal ini yang perlu diperhatikan adalah organ kemaluan perempuan dimasuki oleh penis lelaki, baik dalam keadaan bersih maupun kotor. Dalam buku Tips Membersihkan Sendiri Organ Intim oleh Dr. Ananto Sidohutoo, MARS dimana beliau membuat metode yang disebut “Valeri Ananto ” (Vagina Toilet Sendiri).

Prosedur Tindakan

  1. Membersihkan tangan dengan sabun.
  2. Posisi tubuh relaks/santai dengan pilihan sebagai berikut :
  3. Duduk relaks/santai di closet duduk sperti ketika akan buang air besar.
  4. Berdiri relaks/santai dengan satu kaki ditumpu di atas kloset duduk dan satu kaki di lantai kamar mandi.
  5. Posisi relaks/santai lain sesuai yang diinginkan.
  6. Membersihkan dengan mengguyur area labia mayus, labia minus dengan air bersih mengalir (bila diperlukan boleh menggunakan sabun)
  7. Dengan jari telunjuk dan jari manis meregangkan dan membuka labia minus sampai ketemu liang vagina.
  8. Membersihkan dan mengguyur pintu masuk vagina dengan air bersih mengalir (tidak boleh menggunakan sabun).
  9. Meletakkan jari tengah dengan lembut di liang vagina.
  10. Bila terasa longgar, jari tengah dengan lembut dimasukkan kedalam vagina sampai menyentuh serviks.
  11. Lakukan pembersihan dengan menelusuri seluruh serviks dan forniks serta seluruh dinding vagina dengan gerakan melingkar mengusap lembut sambil mengarahkan jari tengah keluar vagina.
  12. Tanpa mengeluarkan seluruh jari tengah, bilas jari tengah yang kotor dan berlendir dengan air bersih mengalir.
  13. Bila jari tengah bersih masukkan lagi sampai menyentuh serviks dan lakukan pembersihan seperti tahap h dan i. demikian seterusnya.
  14. Pembersihan dilakukan sampai tidak lagi terdapat kotoran diseluruh organ intima tau jari tengah telah merasakan “kesat”
  15. Setelah itu keringkan dengan handuk bersih dengan cara menempelkan dan tidak usah di usap-usap.

Sahabat wanita sudah tahu kan tips mudah membersihkan area kewanitaan sendiri. Jangan pernah segan untuk menanyakan kepada ahlinya tentang kesehatan kewanitaan sahabat. Sebab kesehatan akan menjadi yang utama bagi sahabat untuk tetap melakukan berbagai aktivitas dengan lancar serta berkumpul dengan orang tercinta. Selamat melakukan dan salam sehat!